Welcome blog Mba Nana gengs!

Diario Area | Diario Travel | Diario Outfit | Diario Love | Diario Diario

Sabtu, 20 Februari 2016

Lelaki pemberi harapan

http://40.media.tumblr.com/tumblr_md3bosKOpy1qh3bflo1_1280.jpg

Lelaki...
Pria...
Entah apalah nama makhluk hidup itu
Yang selalu dikatakan tampan, yang selalu dibilang ganteng, yang hidup berteman sebagai pasangan dari sang perempuan. Dia... Iya, dia yang nantinya akan menjadi calon pasangan hidup bersama perempuan. Dalam kehidupan di bumi ini.

Aku kadang bertanya ada berapa kategori untuk seorang lelaki? Baik? Buruk? Alim? Brengsek? Aku tak tau.
Dia yang datang ke hidup memberikan kebahagiaan tingkat dewa membuat hidup penuh bunga cemerlang, oh ya tuhan, ketika dia menggenggam lenganku seakan aku terbang penuh lintasan awan tanpa sayap. Ketika dia tersenyum dengan bibirnya yang mengembang sontak hatiku loncat kegirangan. Ketika dia dan aku memiliki obrolan yang sepaket, itu adalah sesuatu menggairahkan yang seakan untuk di kenang akan selalu pantas dan diingat adalah sebuah anugerah dari kebahagiaan. 

Dia yang datang ke hidup ku tiba-tiba, memulai percakapan lebih dulu, tersenyum mantap seakan dimatanya bahwa yang dilihatnya adalah yang terindah dan terbaik dari segala yang dimilikinya. Dia berkenal lebih lama, menjalankan langkah demi langkah dari jalannya percakapan hingga pertemuan sampai benih-benih itu muncul. Benih-benih hati.
Begitu lama, begitu dia tau bahwa kau juga menyukainya, kau terpikat padanya dan dia berhasil membuatmu jatuh hati. Bencana datang lantas dia mulai berfikir seribu kali tentangmu. Bertanya-tanya apakah aku pantas dengannya? aku takut menyakiti hatinya. Klasik.

Kian lama dia yang kau juga cinta itu pergi meninggalkan beberapa kenangan sedikit indah sedikit sendu yang seharusnya dilupakan. Tapi semakin mau melupakan justru malah semakin mengingat. Dia pergi ketika kau marah padanya, dia pergi begitu kau mengeluarkan jurus maut terburukmu, dia pergi, benar-benar pergi. Segala sosial media yang tersimpan kau dihapusnya, dia benar-benar pergi tanpa damai. Tapi sesekali dia muncul ketika aku dengannya berada di tempat yang sama. Tapi yang jelas, kali ini aku masih belum ingin melihatnya. Hati terseok. Aku marah karena dia, dia yang tak punya hati buatku kesal. Aku bagai dilema. Dia tak sebaik itu. Dia tak punya hati sama sekali untukku. Ternyata benar kata temanku. Yang dia butuhkan disaat kesepian itu adalah Aku. Sakit.
 

3 komentar:

  1. Baru putus Frans? Eh.. gue manggil apa ni.. sisca? Williana? Haha...whatever lah....

    Klo emang bru putus... yaaa sabar aja dulu... move on pelan2... gak usah berusaha ngelupain... Hati yg luka itu butuh waktu untuk sembuh kembali. Klo dah sembuh. Semuanya bakalan baik2 aja ko....hehe...semangat!

    BalasHapus
  2. Hahahaha panggil sayang juga boleh hahaha #modus #plak maap maap hahaha.

    Iya kak makasih quotenya berguna juga buat hati yang sedang lara hehe semangat to you too kak! thank you :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya sayaaaang....sama2.... #eeeh...wkwkwkw

      Hapus

Diberdayakan oleh Blogger.

About Me

Foto Saya
Fransisca Williana Nana
Lihat profil lengkapku

Followers

Google+ Followers

total human

Follow Us

BTemplates.com

About Us

Popular Posts

Popular Posts

Popular Posts