Welcome blog Mba Nana gengs!

Cantumkan URL Blog di komen biar bisa follow-follow an yuk, karena sejujurnya gue belum paham untuk tau siapa orang yang baru nge-follow gue hehe :3

Kamis, 23 November 2017

Dinner at Sushi Tei

Heyooo gengs!!

Gue lupa sekitaran tanggal berapa, gue abis diajak dating buat makan di sushi tei looooh hehehe hip hip huraayyy *cahnorakkk*
Biasanya gue cuman makan sushi yang murah-murah aja, seperti 2 pcs sushi kena harga 3.000 rupiah yang dijual di aeon mall, atau gak paling mahal 2 pcs sushi kena harga 6.000. Masih terhitung murah dan memadai lah yaa!

Tapi kali ini gue diajak buat ke restoran sushi tei yang dikenal dikalangan gengges aduhai kalo restoran ini terkenal dengan harga selangit (buat kantong pengangguran) yaiyalaahhh! :p

Well gue cus ke lokasi dan datengin sushi tei yang ada di Bintaro Exchange Mall letaknya di bintaro dekat kampus UPJ.



Baru sampe di pintu masuknya, gue dan doi langsung disambut sama seluruh waiternya dengan ucapan 'itidakimaso' atau 'ikisamaseee' yang gue sendiri gak tau itu bahasa artinya apa. Entah kata ucapannya kayak gimana gue gak begitu ingat, yang jelas semua waiternya bergantian teriak ucapan yang mungkin artinya adalah 'selamat datang'. Disitu gue merasa bak putri kerajaan huahaha.

Gue dikasih tempat untuk duduk lalu dianterin buku menunya dan langsung memilih menu yang mau di santap. Pertama gue melihat-lihat dulu mau nyemil yang mana. Gue nyari menu nasi goreng ayam penyet tapi sayangnya menu yang gue cari gak ditemukan disini.
Karena gue mencari yang salah pada tempatnya, selera perut menggugah gue buat berniat nyobain sushi salmon. Gue kepo apa bener salmonnya itu mentah dan rasanya kenyal-kenyal? Ternyata eh ternyata... iya, seperti mentah dan kenyal.

Setelah memilih menu yang gue gak begitu kenal sama makanannya karena menu akrab gue cuma lalapan, ayam, sayur, nasi padangan, pecel lele, mie, dan itu semua gak dijual disini, gue menunggu sembari update ke media path supaya dilihat keren sama orang-orang sekitar. Dan akhirnnya makanan gue dateng gengs...


Percayalah wahai pembaca... Doi gue yang memilih menu sebanyak ini. Bagi gue, sepiring sushi aja udah karunia yang berharga buat perut kecil gue. 

Karena makanannya yang kebanyakan, takut-takut harganya menjulai tinggi, gue pesen minum biasa aja paling murahan yang bisa diisi ulang. Ini dia minumannya Lychee Tea. Entah itu apaan...


Dia.. iya dia yang memilih menu sebanyak tadi. Gak ketinggalan ada menu salmon yang gue pingin coba huehehe. 

Makanan sudah datang, minum sudah datang. Tak lupa gue foto dulu minta difotoin sama mbak waiternya biar jadi kenangan terindah seperti lagunya salmons samsons. Jekrek! 


Abis difoto, makan deh abisin semua santapannya. Ngomong-ngomongin sushi tei kenapa dikenal harga mahal, karena sepiring sushi yang isinya 6 biji aja bisa kena harga 40 sampai 50 ribuan. Setelah gue coba, bedanya dengan sushi biasa yang 3000an, bumbunya lebih berasa dan rasa sushinya juga lembut, enggak keras seperti nasi aki gitu. Tapi selebihnya pasti ada yang membedakan deh, ada harga, punya kualitas juga pastinya. 

Ini dia total biaya yang gue keluarkan. Bisa dihitung hitung berapa harganya setiap 1pcs sushinya gengs. Ternyata harga minuman paling murah kena biaya 20 ribu... Wew. Itu udah termasuk paling murahan loh. Kalau ke angkringan udah dapet palak ayam sampe luber-luber gengs!


Well setelah nabung nabung irit akhirnya kesampean bisa nyobain sushi asli dan bukan sushi-sushi palsu seperti biasanya huehehe. Cek in dot to my vlog ya gengs! :D







Rabu, 08 November 2017

Mba Nana Casual Outfit (patern motive)


Hello gengs, gimana kabar kalian? Udah sarapan pagi belum? Gimana kabar hati? masih mengingat yang dulu atau udah berpaling ke gue yang lain nih? *nahloh

Kabar gue sendiri lagi dikasih kesehatan yang baik, soal hati pun juga sudah membaik seiring berjalannya masa renta gue, yang enggak baik kabar ketika gue menghadap dosen. Gue masih takut soal skripsi gue yang kadang suka dicoret gitu huaaaa

Well, gue mau update soal mba nana yang mengenakan style casual outfit lagi. Kenapa sih selalu casual outfit? Jawabannya, karena fashion item yang udah nempel di diri gue ini ber-genre 'casual' 'outfit', so, gue lebih dominan bergaya ala ala casual yang stylish daripada yang rame-rame gonjreng gitu karena gue ngerasa masih belum masuk ke gaya gue, agak susah mix and match yang rame-rame lolipop gitcuhhh!

Let's we start from head!



Untuk kepala, gue cuma menggeraikan rambut dan menghiasnya pake headband biar terkesan 'cute' gituuu


Ini dia outfit atasan dari yang terdalam gue menganakan tank top hitam sebagai dalaman supaya gak transparan, ditambah luaran tanktop flower jadul yang ada pita di bagian dada. Karena modelnya tanktop yang bikin lengan gue terbuka dengan jelasnya, gue kasih balutan outer supaya gak terkesan terlalu sexy glamour. Gue pasangkan outer zebra horizontal white and black 

Gue tambah jam tangan di pergelangan sebagai aksesoris tambahan supaya tangan gue gak terlalu mati gaya. 



Di lengan yang lain, gue menenteng tote bag from Marc Jacob.



Bawahan, gue mengenakan balutan legging jeans. Seperti legging, tapi bukan legging. Sengaja gue pilih warna hitam karena hitam terkesan natural. Well, gue buat fashion item kali ini dengan bawahan warna natural dan ramai di bagian atasan karena ada corak bunga-bunga tua di bagian tanktop luaran.

The last, shoes



Sepatu gue seperti biasanya. Warna pink adalah corak yang gue banget, ditambah motif unik yang udah terpasang dalam sepatu bikin style gue makin terlihat casual but tetep unik sesuai selera gue huahaha.

And this is it, my casual outfit!





Selasa, 17 Oktober 2017

Kecintaan ku pada diri...

Sepulang aktivitas dini hari ku dorong pintu kamar perlahan ku letakkan tas bawaan dari kerja, ku lepas pakaian ku silih berganti ku ganti dengan piyama tidur, lantas ku menuju kamar mandi untuk membersihkan seluruh area tubuh yang kotor seperti tangan, kaki, lantas wajah yang kusam ini. Selesai bebenah, lantas ku merebahkan badan untuk tidur menatap langit-langit kamar dan kembali diam tuk menjalankan ruang-ruang yang tergerak dalam otakku. Benakku kembali disibukkan dengan berbagai macam pikiran yang ada.

Lagi-lagi yang muncul pertama kali dalam benakku adalah tentangnya. Sosok tentangnya tak pernah berlari menjauh dari angan karena sosoknya masih melekat pada tiang-tiang kepala sampai pun detik ini bahkan terkadang masih menjadi bagian dari sisi relung hatiku. Sayangnya, yang ku ingat bukan dia kekasihku, tapi dia yang dulu pernah menjadi isi hatiku lalu pergi ditinggalkannya hatiku perlahan hingga kini masih membekas tanpa membawa pergi semua sisa yang melekat dihati. 

Kenangan yang dulu tak pernah indah, kenangan yang sekarang justru sangat indah. Tapi keindahan yang terjadi tak pernah terjadi indah dan terus menerus indah, dibalik sisi indah, banyak juga kenangan pahit yang dirasa tak kalah sebanding dengan sang indah. Aku cinta bila ku bisa menjadi gadis posesive, tapi disisi lain dia benci bila ku posesive karena menutup segala lingkup liarnya. Sebenarnya yang musti dipertanyakan, bila ku sudah tak posesive, apa aku benar cinta padamu?

Ku tutup mataku, waktunya memejamkan mata untuk beristirahat. Selain dari hanya menutup mata, ku juga menutup lingkup posesive ku pada kekasih. Terserah apa yang mau dilakukan, terserah apa yang mau dipikirkan, terserah, tak ada larangan tak ada hambatan lagi, aku lepas semuanya. 

Inginku kini hanya menutup mata, membuka mata, merasakan, memikirkan, semuanya tentang sendiri. Hanya ada aku seorang... Kecintaanku pada diri...






Senin, 25 September 2017

Melipir dating - Lawangwangi creative space Bandung


Woah! Gue cinta disini. Romansa cafenya bener-bener pas deh buat dating. Aw!

Belum lama ini di akhir bulan agustus gue travel lagi ke daerah yang bisa dibilang itu daerah kekinian gaul to the max karena sering dijadiin incaran abege-abege remaja-remiji untuk jalan-jalan dan lokasinya yaitu di Bandung gengs! Gue meluncur dan jadiin cafe lawangwangi ini sebagai spot travel yang harus gue kunjungi. 


Gue sampe di cafe lawangwangi sore hari entah pukul berapa gue lupa, seketika itu gue langsung menjelajah seluruh kawasan di cafe lawangwangi. Niatnya pingin foto-foto di galeri art yang ada di lantai satu, tapi karena sebentar lagi udah mau gelap, sementara gue juga kepo sama lokasi jembatan di lawang wangi atas, jadi gue langsung meluncur dulu buat jepret di jembatan atas ber-background pemandangan sekitar lawangwangi. Begini hasilnya jegrek!







Suhu diatas bener-bener sejuk dingin, gue yang ber-outfit agak terbuka jadi merasa hawa dingin tuh nusuk-nusuk lengan gue yang terbuka tanpa alas, rasa-rasanya pengen ngerampas jaket siapapun orang yang lagi disekitar gueeee huhaaaa. 


Udah puas jepret-jepret di lantai 2 outdoornya dan cuaca sebentar lagi bakal gelap, gue melipir masuk kedalam untuk nyari bangku duduk sambil nyemil-nyemil dating cantik dan ganteng. Gue pilih sofa dan background yang bikin tertarik, tempatnya sih didalem ruangan karena kalau duduk diluar pasti gue kedinginan. Alamak gue bakal makan sambil menggigil gak karuan gengs. 




Kayak gitu gambaran bangkunya. Nyaman berasa dirumah nenek gengs! 



Harga makanan kisaran 50.000 


Harga satu minumannya kisaran 35.000 


Harga nachos seinget gue 45.000

Soal harga, Lawangwangi creative space bandung ini emang mengenakan cash yang agak mahal dibanding cafe-cafe biasa. Kena cash segitu mungkin juga sebagai tambahan biaya tempat yang prefer buat dikenang dalam jepret foto, juga keadaan yang sama sekali enggak bising dan jauh dari penduduk sekitar karena lokasinya bener-bener cuma cafe aja. 

Sengaja gue pesan makanan cemilan aja karena kalau gue pesan nasi, bisa kalap keburu kenyang perut gue. Kebetulan gue juga belum pernah nyoba cemilan-cemilan yang gue paparkan digambar atas, cus gue order deh. 

Karena dalam ruangan pemandangannya cuma itu-itu aja, gue jadi pingin nyobain sensasi nongkrong di depan dimana anginnya berasa banget. Chus gue dan yang lain pindah tempat buat duduk didepan. Dan brrrr kulit gue makin menggigil. Hawanya dingin melebihi puncak pass. Aseli deh!






Hawa diluar bener-bener berasa nampol dinginnya. Tapi nyaman. Dilawangwangi sama sekali gak ada ricuh-ricuh suara bising yang mengalun, bener-bener sunyi nyaman gitu. Orang ngomong pun juga gak kedengeran dari tempat gue duduk. Sempet pas gue lagi nyemil cantik disana ada band yang lagi nge-jumping nyanyi bawain lagu supaya cafe jadi suasana romansa ngalun nyaman fantastic. 

Cafe yang jauh dari sudut perkotaan ini bener-bener bisa banget dijadiin tempat untuk ngedating alias kencan bareng doi. Hawa sejuk ditemani rembulan malam, iringan lagu, semeliwir angin, dan juga nuansa romansa kala itu bener-bener pas mantap seirama dengan iringan hati yang sedang bahagia. Eak! 

Sebelum pulang gue mencoba foto di jembatan cafe lawang wangi ini dalam keadaan malam. Aseli burem hasilnya! 


Dan gue pergi menuju galeri art untuk mengabadikan momen dulu karena tadi waktu awal berangkat belum sempet ke galeri artnya. Ini dia cekidot 






Dipikir-pikir dari semua foto kok objeknya gue terus yaaa huahahaha mohon dimaapkan ya gue jarang foto setiap sudut ruang. Hasil lebih dari setiap sudut ruang gue shoot dalam bentuk video dibawah. Video pertama yang bisa di klik itu ngegambar tentang Lawang Wangi aja, video kedua keseluruhan travel gue di bandung. Bisa cekindot! :D

Lawangwangi creative space (Click on this)

Lawangwangi creative Space (Click on this)



Senin, 18 September 2017

Simple Photoshoot Williana Nana at Anici Studio

Sekali kali gue pingin nyoba posting pake bahasa kebule bulean alias inggris gitu, boleh kan gengs? Sedikit-sedikit aja kok hehehe cekindot eak! Ada tulisan indonya juga yang digaris miring yak gengs!

***

Hi gengs! I'm doing photoshoot again, I really wanna do different photoshoot. Didn't like as usual but have a unique something, like something I never do. Someday, my friend stefanusren said something, him said that he wanna take a photo in a studio. Indoor. He have a recomended place, so we are agree with him idea and just do it! 

(Hi gengs! Gue abis photoshoot cekrek-cekrek lagi, dan kali ini gue bener-bener pingin ngelakuin photoshoot yang beda. Enggak kayak biasanya tapi ada sesuatu yang unik unik gitu, kayak sesuatu yang belum pernah gue lakuin. Suatu hari nih, temen gue stefanusren bilang kalo dia pingin jepret foto-foto di studio. Studio dalam ruangan. Doi juga punya studio rekomen, jadi kita semua setuju deh sama ide nya doi dan tinggal ngelakuin yeay!)

Well, for the fisrt time I'm with my friends booking a studio for doing photoshoot. The studio's name is Anici Studio in Gading Serpong, Tangerang Selatan. Of course in Indonesia so well. The theme for photoshoot only 'casual' like daily outfit. Of course with style of mine. Let's get started!

(Well, untuk pertama kalinya gue dan teman-teman menyewa studio untuk photoshoot. Nama studionya adalah Anici Studio di Gading Serpong, Tangerang Selatan. Tentu saja di Indonesia. Tema untuk photoshoot kali ini cuma 'casual' seperti gaya pakaian sehari-hari. Tentu aja dengan gaya gue sendiri. Cekindot!)

This is my first outfit. So simply but cute for me
(Ini adalah gaya pakaian pertama gue. Simpel tapi terkesan lucu buat gue) 




From head to toe. I don't wear anything on my head because I liked my hair without anything. Down to the bottom, I wearing brown t-shirt, that is like tank top so closed with my bomber jacket, the colour is black, so natural. I'm use a necklace from bali, my friend give me that necklace. 

(Dari kepala sampai mata kaki. Gue enggak mengenakan apapun diatas kepala karena gue lagi suka gaya rambut gue tanpa apapun. Turun kebawah, gue mengenakan kaos cokelat, kaosnya itu seperti tank top jadi gue tutupin pake bomber jacket, warnanya hitam, sangat natural. Gue juga mengenakan kalung dari bali, pemberian temen gue.) 

And down again I wearing old hot pants. That is a my mother's pants but I can wearing now when I'm grow up. For shoes, I'm using skate white shoes because can make my outfit very be casual and very natural. 

(Turun lagi gue mengenakan celana pendek tua. Celana itu miliknya ibu tapi gue pake lagi ketika gue udah gede kayak sekarang. Untuk sepatu, gue menggunakan sepatu putih skate karena bisa membuat gaya style gue menjadi casual dan sangat natural.)

For photoshoot, we are using casual background. The colours of background is a peach, so calm colour. I love it!

(Untuk photoshoot, kita make casual background. Warna backgroundnya peach, warna yang kalem/tenang. Gue cinta deh!)

And then for second outfit, I'm wearing any clothes and any background of this studio. Just check in dot! 

(Lalu untuk gaya style kedua, gue make baju lain dan background lain di studio ini. Cekindot!)

  

For outfit i'm using black dress with white background or brown peach background because it's can make the photo be so beautiful and I like it so much! I'm holding a flower so I can be a black angel lol. 

(Untuk gaya style gue menggunakan gaun hitam dengan background putih atau background cokelat hangat karena bisa bikin hasil photo jadi sangat cantik dan gue suka banget! Gue memegang bunga dan bikin gue jadi seperti malaikat hitam yasssh hahaha.)

For the last picture, this is an absurd picture. Enjoy it!
(Untuk gambar terakhir, ini adalah absurd photo. Enjoy it!)


And this is my team when we doing a photoshoot. 
(Ini adalah grup gue ketika kita ngelakuin photoshoot di anici studio)

My team: 
Photographer stefanusren
Talent
fransisnana (me) 

Check in dot to my vlog! :D

Selasa, 29 Agustus 2017

Pulau Kelor Onrust Cipir

Heyaaaaa gengs! Kalian pernah denger, baca, tau, soal open trip for one day ke 3 pulau kecil-kecil ini gak? Nah tanggal 30 juli kemarin gue baru aja ngikut trip for one day ke pulau kelor onrust cipir ini gengs, ternyata.... pulaunya bagussss tapi sayang, kita bagai anak telantar huahahahahahahaha, yang penting seru bingitttt :p


benteng martelo

Trip satu hari ini gue ikut dihari minggu pas tanggal 31 juli kemarin dengan biaya per-orang 75.000 aja, kebetulan banget lagi dapet harga murah, biasanya mah bisa 100.000 an. Well, gue berangkat kesana bareng mas gue si anes tapi ditengah perjalanan ke muara, kita ketemu rombongan buat bareng ke meetpointnya yang ada di pelabuhan muara kamal. Sampai di muara kamal kita semua ngantri untuk registrasi peserta buat digiring ke kapal yang bakal nganterin kita untuk ke pulau-pulau mini yihaaa.

Tempat pertama kita disinggahi di pulau onrust. Pulau onrust itu pulau yang ada benteng martelonya seperti gambar diatas. Kita tiba di pulau onrust sekitar jam 9an dan matahari terik pas banget disana. Sekitar 3 jam kita dibuang sama tour guide untuk ngelakuin apapun yang kita mau entah jungkir balik sambil kayang di laut, entah joget gergaji diatas aer, manjat keatas benteng martelo, foto-foto di benteng, berenang, tidur ditempat adem, makan, ke toilet, semuanya bebas dilakukan sampe aba-aba dipanggil tour guide untuk menuju ke pulau selanjutnya. 

Batu-batu di pulau onrust

Selanjutnya setelah jam 12, kita kembali ke kapal untuk nyebrang pulau lagi menuju pulau cipir (kalo gak salah). Dan di cipir, hidup kita lebih terlantar lagi. Disana kita gak dikasih tour guide untuk keliling sekaligus tau tempat-tempat yang didatengin, kita dilepas untuk ngelakuin semua hal. Dari jalan-jalan melihat museum kecil tentang ketiga pulau, sampe saking lelahnya kita tidur disembarang tempat yang penting bobo diatas lantai. Kita dilepas lamanya 3 jam lagi. 



Tempatnya rindang, tapi sayang dibawah pohon gak ada lantai, jadi kita rombongan cari lantai dimanapun untuk tempat rehat. Lanjut jam 3 usai, kita cus ke kapal lagi untuk nyebrang ke pulau terakhir.

Di pulau terakhir ini tempat yang bisa dipake untuk berenang. Ada yang berenang, jalan-jalan sepanjang pesisir pantai, makan, foto-foto di bangunan rusak, dan laen laen. Yang gue sama rombongan lakuin adalah nungguin sunset untuk jepret hasil foto terbaeeekk.

absolutely nice 

Malamnya kita semua dikasih lampion untuk diterbangin, tapi sayang yang terbang cuma beberapa lampion karena kita semua gak dikasih tau caranya untuk nerbangin lampion. Sampe akhirnya perjalanan hari itu selesai dan kita balik ke muara dengan naik kapal setelah magrib. Angin malem gak kalah kenceng kayak ac, dinginnnnn uy! Lebih lengkap, cek in my vlog on youtube. Cekindot scroll down :D





Dalam paket trip ini memang jalannya kita semua dilepas bebas ngelakuin apa aja, enggak di kunci untuk selalu bareng-bareng kayak open trip paket pulau gunung gitu, memang beda mungkin. But, keseluruhan yang gue rasain kemarin emang seru karena bisa cuci cuci mata ketempat yang baru diliat, kenalan sama orang-orang baru, seru-seruan, liburan, holidayyy :D



Rabu, 23 Agustus 2017

Tentang pengorbanan cinta

Lagi-lagi ku meraih jaket merah muda yang terletak di sofa hitam besar di tengah ruangan rumah ini, lantas ku bergerak keluar dengan langkah besar. Ku lepas tas sling hitam untuk ku kenakan jaket merah muda tebal yang lantas menghangatkan tubuh tiba-tiba. Sementara kaki ku masih terus tergerak, aku sibuk merapikan diri. 

Malam itu dingin, hujan baru saja menurunkan butirannya teramat deras sebelum ku keluar dari hulu rumah. Keadaan dirumah bukan tempatku untuk bersandang kesedihan, keadaan diluar dengan cuaca mendung basah kelabu selalu sepadan padaku, aku suka kelabunya langit luar karena selalu serupa seperti isi hatiku, isi jiwaku, isi ragaku, yang menjadi kelabu karenanya. 


Apalah arti cinta sesungguhnya bagi kebanyakan orang? Setiap orang punya resepsi masing-masing. Ada yang mengartikan cinta itu kasih, kebahagiaan, kesamapaduan, kebutuhan, sebuah kesedihan, sebuah pengorbanan, sebuah ikatan, bahkan sebuah permainan.

Semakin hari cintaku semakin dalam yang ku rasa. Aku tak tahu bagaimana dia. Ada orang yang berucap bahwa apa yang kita rasa sama halnya dengan yang dirasa, maka dari itu mengapa cinta juga bisa disebut kesamapaduan. Tapi ketahuilah, semakin dalam kau beralun dalam cinta, semakin dalam kau merenggut kebutuhanmu perlu cinta, semakin jauh kau dari kosataka individu. 

Cinta itu sepasang kekasih, sepasang artinya berdua, bukan sendiri. Untuk yang benar merasa pernah mencintai dirinya teramat lebih, terkadang hadirnya cinta yang lebih adalah sebuah kebisingan hidup, pengganggu hidup, tapi tak munafik bahwa semua orang perlu mencinta bahkan dicinta. 

Berdua adalah menyelami kehidupan masing-masing. Berdua adalah memahami satu sama lain. Berdua adalah membuat keduanya merasa nyaman berdua, bukan merasa terganggu karena masih belum bisa merasa hidup, bahkan terbising akan hadirnya kepala baru dalam kehidupan. Kalau tak habis pikir, sungguh kasihan akan seorang yang merasa terganggu karena harus menyelami dunia berkekasih, justru yang lebih kasihan lagi bila ia tak bisa merasakan hidup dicintai dan mencinta. Kasihan...


Banyak efek yang didapat dari hadirnya cinta yang baru kian lama kian diselami. Ketahuilah mengapa semakin lama terjalinnya hubungan asmara semakin menjadi kokoh batu asmara itu, karena memang dalam hubungan terjadi berbagai siklus yang harus dihadapi, tidak semudah mengunyah es krim melainkan mengunyah segelintir batin jiwa emosi dan hati. 

Kehidupan individu yang dulu dijalani sukacita sendiri tapi kini setelah hadirnya dia, mungkin dia tak suka akan hidup individu yang seperti itu maka dengan berat atau pun ringan hati kau harus lupakan, sudahi. Begitu pula sebaliknya. Memang cinta juga perlu pengorbanan karena iktisarnya cinta menyadarkan yang buruk tuk menjadi baik. 

Tak ada yang ku lakukan selain diam saja menerawang pada jalanan yang membisu, mobil-mobil diam pada tempatnya, lampu jalanan menerawang tajam tapi masih syahdu penerangannya. Jalanan sepi karena memang sudah malam, waktu orang-orang tidur hari itu. 

Hatiku kalut, mengapa serumit ini perjalanan cinta untuk seorang yang baru merasakan keseriusan cinta? Tak habis pikir, aku harus merubah, melupa, meninggalkan hidup kelam yang lalu. Bahagia sendiriku, tawa bahagia hidupku, akan hilang kian lama terganti dengan bahagia yang lain. Bahagia yang kan dilalui bersama kekasih. Hidup sendiri menjadi bersama, berdua. 


Wahai, tak selalu cinta itu menyenangkan. Beda halnya bila cinta hanya permainan pasti kan tak seperti ini ikhtisarnya.

Ternyata cinta... butuh pengorbanan yang lebih. Itulah yang sulit dilepas bila terlalu mencinta diri sendiri. Sama sulitnya seperti melepas harta berharga, semua sama beratnya. Meninggalkan yang paling disenangi demi permintaannya, katanya pasti terucap demi kebaikan bersama, tapi entahlah. 

Berat memang rasanya, tapi pasti batu asmaramu kan kian lama menjadi kokoh kuat seperti batu tahan hamparan air bahkan angin. Selamat dicoba saja kau kan paham rasa sensasi ini...

Sedari tadi ku hanya melamun dijalan, sampai lelah ku kembali kerumah untuk merehatkan jiwa pikiran dan badan, lantas esok hari kan berbeda. Pikiran kalut hari ini cukup dirasa hari ini, esok kan sudah beralih ke yang lain






Minggu, 13 Agustus 2017

Mba Nana come and joining Ennichisai 2017


Heyooo gengs, kalau ada yang bingung ennichisai itu apa? Itu apaan? Bahasa mana? Ngapain itu? dan laen laen, gue akan segera jawab dimari... eak

Ennichisai itu festival perayaan dengan budaya jejepangan, dimana saat festival itu berlangsung, disitu kalian bisa ngerasain ada di Indonesia tapi rasa-rasa ada di Jepang. Dimana ada stage yang selalu mementaskan nyanyian tarian peragaan dan semuanya yang berbau jepang, makanan dan asesoris yang dijual juga bau bau jejepangan, ditambah ada banyak cosplay-cosplay betebaran sana kemari. Namanya festival, pasti identik dengan acara, pasti isinya ramai, penuh orang. Dan kali ini gue dateng ke Ennichisai bukan untuk jadi cosplay seperti tahun sebelumnya, tapi untuk jadi orang jepang yang normal. Asekkk. Cek in~



Gue dateng ke acara ini lagi lagi bareng @stefanusren @theokotay dan @yaya.agnes yang adalah adek gue sendiri, gue ajak biar dia bisa jalan-jalan rasa di jepang gitu. Kasihan, di indonesia mulu, di kamar mulu pula huahahaha *nyinyirrr.

Sampai disana niat yang pingin kita lakuin adalah hunting foto lagi di jepang, lagi di keramaian orang dengan kostum street jepang. Terus bikin video rame-rame kayak music video gitu, tapi jadinya malah video gaya-gayaan. Entahlah, biar ada kerjaan aja. The last, pastinya keliling little tokyo di jakarta sambil melihat-lihat pemandangan dan jajakan yang dijual ditebar ke pembeli. 



Itulah keramaian orang-orang yang dateng. Gue jalan kaki bareng rombongan disana juga dempet-dempetan gengs, pernah kejadian kemarin gue jalan mepet-mepet disamping gue si theokotay, depan gue stefanusren sama yaya, kita jalan sambil ngobrol dan posisi saat itu gue lagi berbicara dengan hadepan muka menghadap ke samping ke theokotay sambil sesekali madep depan. Gak taunya karena keseringan menghadap theokotay, didepan gue ada kardus setinggi perut dan ternyata itu adalah tempat sampah. Gue nyaris nyungsep nyaris masukkin kepala ke dalem itu kardus, untungnya gue langsung megang sekeliling gue untuk bantu nahan badan. Dan akhirnya gue gak jadi nyungsep ke tempat sampah melainkan jadi bahan hiburan orang-orang sekitar, dan gue pun juga terhibur tapi tetep aja, ada perasaan malu yang tersembunyi. its okay.



Malemnya setelah kelar sesi bikin-bikin kerjaan karya, gue dan lainnya keliling little tokyo melihat-lihat barang apa aja yang dijajakan. Ternyata banyak, ada boneka, kipas-kipas baterai, makanan, minuman, banyak deh! Sesekali gue bertemu teman yang dateng ke festival jejepangan, its so amazing karena apa? Karena dari banyaknya manusia-manusia yang menyatu bisa diketemuin sama orang yang kita kenal itu rasanya woahhh bagai nemu duri di rawa-rawa se bumi. Fantastic sekaleee. 

And this is foto gue hasil jepret stefanusren...






Dan inilah gue dan rombongan yang cuma berempat tapi berasa bersebelas seperti kesebelasan (?)



Cekindot to my vlog in ennichisai 




Dan inilah video kita "gengges" yang gue gak ngerti apa faedahnya, mari di cuplik :)















Diberdayakan oleh Blogger.

About Me

Foto Saya
Fransisca Williana Nana
Lihat profil lengkapku

Followers

Google+ Followers

total human

Follow Us

BTemplates.com

About Us

Popular Posts

Popular Posts

Popular Posts